Omron E2KQ-X10ME1 2M

Jual Sensor Omron E2KQ-X10ME1 2M

PT RDS (Raibung Delapan Sinergi) menyediakan Sensor Omron E2KQ-X10ME1 2M original di Indonesia sebagai solusi andal untuk mendukung kebutuhan sistem otomatisasi industri Anda. Produk yang kami tawarkan bergaransi resmi serta siap dikirim ke seluruh wilayah Indonesia dengan proses cepat dan aman. Dengan layanan profesional dan kualitas terjamin, PT RDS menjadi pilihan tepat untuk memenuhi kebutuhan sensor pada berbagai lini bisnis Anda.

Sensor Omron E2KQ-X10ME1 2M

Sensor Omron E2KQ-X10ME1 2M merupakan proximity sensor kapasitif berkualitas tinggi yang tahan bahan kimia dan cocok untuk lingkungan industri ekstrem seperti manufaktur, makanan, dan kimia. Kami menjual Sensor Omron E2KQ-X10ME1 2M original dengan desain silinder M18 tipe unshielded yang mampu mendeteksi objek konduktor maupun non-konduktor tanpa kontak secara akurat dan efisien.

Spesifikasi Utama Sensor Omron E2KQ-X10ME1 2M

Untuk memudahkan pemahaman mengenai performa dan karakteristiknya, berikut adalah spesifikasi utama Sensor Omron E2KQ-X10ME2 2M:

Berkikut Spesifikasi Sensor Omron E2KQ-X10ME2 2M:

Kategori Spesifikasi / Keterangan
Desain & Tipe Sensor
Ukuran Kepala Sensor M18
Bentuk Silinder berulir (cylinder type)
Jenis Sensor Capacitive Proximity Sensor
Tipe Pelindung Unshielded
Panjang Kabel 2 meter (pre-wired)
Jarak Deteksi & Sensitivitas
Jarak Deteksi Maksimum 10 mm
Rentang Pengaturan 6 – 10 mm
Differential Distance 4% – 20% dari jarak deteksi

Dengan fleksibilitas ini, pengguna dapat menyesuaikan sensitivitas sesuai kebutuhan aplikasi.

Kemampuan Deteksi Beragam Material

Sensor Omron E2KQ-X10ME1 2M mampu mendeteksi:

  • Material logam (konduktor)
  • Material non-logam (plastik, cairan, kaca, dll)

Objek referensi standar yang digunakan adalah pelat logam berukuran 50 x 50 x 1 mm yang terhubung ke ground.

Performa Kelistrikan dan Output Sensor

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai sistem kerja kelistrikan dan outputnya, berikut adalah spesifikasi dalam bentuk tabel:

Berikut Data Sistem Kelistrikan dan Output Sensor:

Kategori Spesifikasi
Tegangan Kerja 12 – 24 VDC
Rentang Tegangan 10 – 30 VDC
Ripple Maksimum 10%
Konsumsi Arus Maksimal 15 mA
Tipe Output NPN (3-wire DC)
Mode Operasi NO (Normally Open)
Kapasitas Switching Maksimal 100 mA
Tegangan Sisa Maksimal 1.5 V

Dilengkapi indikator LED merah yang memudahkan pengguna dalam memantau status deteksi secara real-time.

Fitur Pengaturan Sensitivitas

Sensor ini dilengkapi sensitivity adjuster yang memungkinkan pengguna mengatur tingkat sensitivitas sesuai kondisi lingkungan dan jenis objek yang dideteksi. Fitur ini sangat penting untuk memastikan akurasi maksimal dan menghindari kesalahan deteksi.

Perlindungan dan Keamanan Sensor

Dalam dunia industri, keamanan perangkat sangat penting. Oleh karena itu, Omron membekali sensor ini dengan berbagai fitur perlindungan:

  • Reverse polarity protection (perlindungan polaritas terbalik)
  • Surge suppressor untuk menghindari lonjakan tegangan
  • Isolasi tinggi hingga 50 MΩ pada 500 VDC
  • Ketahanan tegangan hingga 500 VAC selama 1 menit

Dengan fitur ini, sensor tetap aman dan andal dalam kondisi operasional yang berat.

Ketahanan Lingkungan Ekstrem

Untuk memastikan performa yang stabil di berbagai kondisi industri, berikut adalah ketahanan lingkungan ekstrem dari sensor:

Parameter Keterangan
Suhu Operasi Operasional: -10 hingga 55°C
Penyimpanan: -25 hingga 55°C
Kelembaban 35% hingga 85% RH (tanpa kondensasi)
Getaran 10 – 55 Hz selama 2 jam di semua arah
Guncangan Hingga 500 m/s²

Sensor ini tetap menjaga kestabilan kinerja melalui desainnya, meskipun beroperasi di lingkungan dengan getaran tinggi atau kondisi ekstrem.

Perlindungan IP66 & Tahan Minyak

Sensor Omron E2KQ-X10ME1 2M memiliki tingkat perlindungan:

  • IP66 (standar IEC) – tahan debu dan air
  • Oil-resistant – tahan terhadap paparan minyak industri

Hal ini menjadikannya sangat cocok untuk digunakan di lingkungan pabrik yang keras.

Material Berkualitas Tinggi

Sensor ini menggunakan bahan premium untuk memastikan daya tahan maksimal:

  • Casing & permukaan sensor: Fluoride resin
  • Mur pengunci: Fluoride resin
  • Kabel: PVC berkualitas tinggi

Material ini memberikan ketahanan terhadap bahan kimia, suhu tinggi, dan lingkungan korosif.

Kemudahan Instalasi

Sensor ini menggunakan sistem pre-wired dengan panjang kabel 2 meter, sehingga memudahkan pemasangan tanpa perlu konektor tambahan. Bobotnya yang ringan, sekitar 150 gram, juga mempermudah instalasi di berbagai posisi mesin.

Karakteristik Fisik untuk Integrasi Mesin

Memahami dimensi fisik sensor sangat penting untuk memastikan kecocokan pada ruang instalasi di mesin Anda. Berikut adalah detail dimensi dari tipe E2KQ-X10ME1:

  • Ukuran Ulir (M18): Menggunakan ulir standar M18 dengan pitch 1.5.

  • Panjang Keseluruhan: Sensor memiliki panjang bodi total sekitar 81.8 mm.

  • Kepala Sensor (Sensing Face): Diameter kepala sensor adalah 16 mm, dengan bagian menonjol (unshielded) sepanjang 20 mm yang dilapisi material Fluorine resin berkualitas.

  • Mur Pengunci (Clamping Nuts): Dilengkapi dengan dua mur pengunci berukuran 24 mm (jarak antar sisi datar) yang juga dilapisi Fluorine resin untuk ketahanan kimia maksimal.

  • Indikator dan Penyetelan: Pada bagian belakang terdapat indikator deteksi (LED merah) dan sekrup pengatur sensitivitas.

    • Catatan: Memutar sekrup ke kiri akan meningkatkan sensitivitas, sedangkan memutar ke kanan akan menurunkan sensitivitas.

  • Dimensi Lubang Pemasangan: Untuk pemasangan yang presisi, diperlukan lubang dudukan dengan diameter 18.5 mm (+0.5/0).

Panduan Instalasi: Efek Logam di Sekitar (Surrounding Metals)

Karena E2KQ-X10ME1 adalah tipe unshielded (tanpa pelindung), keberadaan logam di sekitar sensor dapat memengaruhi akurasi deteksi jika jarak minimal tidak terpenuhi.

Berikut adalah standar jarak aman yang kami sarankan agar operasional sensor tetap stabil:

  1. Jarak Tonjolan (I): Sensor harus menonjol minimal 30 mm dari permukaan logam tempat ia dipasang.

  2. Diameter Ruang Bebas (d): Jika sensor ditanam di dalam lubang logam, lubang tersebut harus memiliki diameter minimal 75 mm.

  3. Jarak Samping (m): Jarak minimal dari sisi sensor ke dinding logam di sekitarnya adalah 30 mm.

  4. Jarak Depan (n): Jarak minimal antara ujung sensor dengan objek logam di depannya (yang bukan target deteksi) adalah 90 mm.

  5. Jarak dari Dasar (G & H): * Jarak bagian sensor yang menonjol dari penyangga logam (G) minimal 30 mm.

    • Tinggi posisi sensor dari dasar logam (H) minimal 35 mm.

Peringatan Penting: Pastikan untuk menyambungkan objek logam di sekitar sensor ke ground (Be sure to ground the metal object). Mengabaikan hal ini dapat membuat operasi sensor E2KQ-X menjadi tidak stabil atau menimbulkan gangguan induksi.

Pilihan Sensor Omron E2KQ-X Series Selain E2KQ-X10ME1 2M yang Kami Sediakan

Selain Omron E2KQ-X10ME1 2M, kami juga menyediakan berbagai varian sensor dari seri Omron E2KQ-X Series untuk memenuhi beragam kebutuhan aplikasi industri dengan karakteristik yang berbeda.

  • E2KQ-X10ME1 5M
  • E2KQ-X10ME2 2M

Dengan opsi yang tersedia ini, Anda dapat menyesuaikan pilihan sensor secara lebih fleksibel agar sistem bekerja lebih stabil, efisien, dan sesuai dengan tuntutan operasional di lapangan.

Baca juga : Jual Sensor Omron E2KQ-X Series

Pemesanan

Sebagai solusi sensor industri yang andal, Omron E2KQ-X10ME1 2M siap mendukung performa sistem otomasi Anda secara optimal dengan kualitas terjamin dan daya tahan tinggi. Lihat juga berbagai brand dan produk lainnya di PT RDS (Raibung Delapan Sinergi) untuk memenuhi kebutuhan industri Anda secara lengkap.

Segera hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan penawaran terbaik, konsultasi produk, serta layanan pengiriman cepat ke seluruh Indonesia!


PT. RDS
Alamat: 18 OFFICE PARK BUILDING 12 Floor Unit E
JL TB Simatupang No.18 RT 002  RW 001
KEL Kebagusan KEC. Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Email: info@raibungdelapansinergi.com
Telepon/No WhatsApp : 0823-1230-7259
Jam Kerja : Senin s/d Jumat Pukul 08.00 AM– 05.00 PM

Related posts: