Jual Sensor Omron E2E2-X18MY2 2M
Sensor Omron E2E2-X18MY2 2M
Dalam sistem otomasi industri berskala besar, kebutuhan akan sensor dengan jangkauan deteksi lebih luas menjadi sangat krusial karena tidak semua sensor mampu bekerja optimal dalam kondisi tersebut. Oleh karena itu, kami menjual Omron E2E2-X18MY2 2M sebagai solusi tepat bagi Anda yang membutuhkan sensor induktif dengan performa tinggi dan jangkauan deteksi ekstra panjang.
Sensor ini dirancang untuk mendeteksi objek logam tanpa kontak langsung, sehingga mampu meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi keausan mekanis pada sistem produksi.
Spesifikasi Teknis Omron E2E2-X18MY2 2M
Sensor Omron E2E2-X18MY2 2M merupakan sensor induktif tipe unshielded dengan jangkauan deteksi yang lebih luas, dirancang untuk memberikan performa stabil dan andal dalam berbagai aplikasi industri, terutama pada kebutuhan deteksi objek logam dengan jarak lebih panjang serta kondisi lingkungan yang menantang.
1. Spesifikasi Umum
- Ukuran: M30
- Tipe: Induktif, Unshielded
- Mode operasi: NC (Normally Closed)
- Jarak sensing: 18 mm ±10%
- Jarak setting: 0 – 14 mm
2. Sistem Kelistrikan
- Tegangan kerja: 24 – 240 VAC
- Rentang tegangan: 20 – 264 VAC
- Arus bocor: Maksimal 1.7 mA
- Kapasitas output: 5 – 300 mA
3. Performa Sensor
- Frekuensi respon: 25 Hz
- Objek deteksi: Logam ferrous
- Objek standar: Besi 54 x 54 x 1 mm
- Jarak diferensial: Maksimal 10%
4. Ketahanan Lingkungan
- Suhu operasi: -40°C hingga 85°C
- Kelembaban: 35% – 95% RH
- Ketahanan getaran tinggi
- Ketahanan benturan: 1000 m/s²
- Proteksi: IP67
5. Material dan Konstruksi
- Body: Kuningan (brass)
- Permukaan sensing: PBT
- Mur pengunci: Brass berlapis nikel
- Washer: Besi berlapis zinc
6. Koneksi
- Kabel langsung (pre-wired)
- Panjang kabel: 2 meter
- Berat: ±210 gram
Dimensi dan Konstruksi Fisik Sensor Omron E2E2-X18MY2 2M
Sensor Omron E2E2-X18MY2 2M mengusung desain silinder berulir standar industri M30 x 1.5 sehingga memudahkan Anda memasangnya pada berbagai mesin dan panel. Produsen juga merancang dimensi fisik sensor ini secara kokoh untuk mendukung penggunaan di lingkungan industri berat.
Secara keseluruhan, panjang body sensor sekitar 70 mm, dengan panjang efektif bagian utama sekitar 65 mm, serta tambahan bagian koneksi kabel sekitar 12 mm. Diameter luar sensor mencapai 30 mm, dengan bagian kepala memiliki diameter sekitar 42 mm dan diameter dalam sekitar 36 mm.
Pada bagian pemasangan, sensor dilengkapi dengan:
- Dua mur pengunci (two clamping nuts) untuk memastikan posisi sensor tetap stabil
- Washer bergerigi (toothed washer) untuk meningkatkan daya cengkeram saat instalasi
1. Dimensi Fisik Sensor
| Bagian Sensor | Ukuran | Keterangan |
|---|---|---|
| Diameter luar | ±30 mm (M30) | Standar ulir industri |
| Diameter kepala | ±42 mm | Bagian depan sensor |
| Diameter dalam | ±36 mm | Area sensing |
| Panjang total | ±70 mm | Termasuk body utama |
| Panjang efektif | ±65 mm | Bagian silinder utama |
| Panjang konektor | ±12 mm | Area keluar kabel |
2. Informasi Kabel dan Indikator
Sensor ini menggunakan kabel bawaan (pre-wired) dengan spesifikasi sebagai berikut:
- Kabel 6 mm diameter dengan isolasi vinil
- Tersedia dalam konfigurasi:
- 2 kabel (2-wire) untuk sistem AC
- 3 kabel (3-wire) untuk tipe tertentu
- Luas penampang konduktor: 0.5 mm²
- Diameter isolator: ±1.9 mm
- Panjang standar kabel: 2 meter
- Dapat diperpanjang hingga 200 meter (menggunakan conduit logam terpisah)
Selain itu, sensor dilengkapi dengan indikator LED:
- Model D: Indikator operasi (merah) dan indikator setting (hijau)
- Model C/Y: Indikator operasi (merah)
Dengan desain fisik yang presisi serta dukungan komponen pemasangan yang lengkap, Omron E2E2-X18MY2 2M memberikan kemudahan instalasi sekaligus kestabilan posisi sensor dalam jangka panjang, bahkan pada lingkungan dengan getaran tinggi.
Panduan Pemasangan dan Koneksi Sensor
Agar sensor bekerja secara optimal dan tahan lama, Anda harus melakukan proses instalasi serta pengaturan kelistrikan dengan benar sesuai standar penggunaan.
1. Cara Sambung Kabel & Cara Kerja
Sensor ini menggunakan sistem AC 2-wire (2 kabel) dengan logika NC (Normally Closed):
- Kabel Cokelat: Ke sumber listrik (lewat beban/load)
- Kabel Biru: Ke netral
Logika NC: Saat tidak ada logam, listrik mengalir (ON). Saat ada logam, listrik terputus (OFF).
2. Jarak Aman Pemasangan (Agar Tidak Error)
Karena tipe unshielded (kepala menonjol), sensor ini membutuhkan ruang yang cukup agar tidak terganggu logam di sekitarnya.
A. Ruang Bebas Logam (Sekitar Sensor)
- Tonjolan (I): Kepala sensor harus keluar minimal 30 mm
- Lubang (d): Jika dipasang dalam lubang, diameter minimal 90 mm
- Jarak depan (m): Tidak boleh ada logam statis dalam jarak 70 mm
B. Jarak Antar Sensor (Agar Tidak Saling Mengganggu)
Jika menggunakan lebih dari satu sensor:
- Saling berhadapan (A): Jarak minimal 300 mm
- Saling berjajar (B): Jarak minimal antar sumbu sensor 200 mm
