
Jual Actuator Cables V1-G-2M-PUR Pepperl Fuchs Indonesia | (PN. 109434)
Kami dari PT. RDS menghadirkan Sensor Actuator Cables V1-G-2M-PUR Pepperl Fuchs Part Number (PN. 109434) di Indonesia untuk menunjang konektivitas perangkat otomasi agar bekerja lebih stabil dan andal. Seiring meningkatnya tuntutan performa sistem industri, pemilihan kabel actuator berkualitas original menjadi langkah penting dalam menjaga konsistensi sinyal dan keandalan operasional. Tidak hanya itu, material PUR yang digunakan memberikan ketahanan lebih baik terhadap kondisi kerja industri yang dinamis. Dengan demikian, penggunaan perangkat ini membantu meminimalkan risiko gangguan sistem sekaligus mendukung efisiensi operasional secara berkelanjutan.
Mengapa Sensor Actuator Cable Menjadi Komponen Penting dalam Sistem Otomasi
Dalam sistem otomasi industri, setiap komponen harus bekerja secara sinkron agar proses produksi berjalan stabil. Sensor actuator cable memegang peran penting karena kabel ini menghubungkan sensor dengan sistem kontrol secara langsung. Tanpa koneksi yang andal, data yang dikirimkan sensor dapat mengalami gangguan, sehingga akurasi sistem ikut menurun.
Kabel actuator tidak hanya berfungsi sebagai penghubung fisik, melainkan juga sebagai jalur komunikasi data yang menentukan respons mesin. Karena itu, kualitas kabel sangat memengaruhi performa keseluruhan sistem otomatisasi.
Peran Penting Sensor Actuator Cable:
-
Menjaga Stabilitas Transfer Data
Kabel berkualitas memastikan sinyal dari sensor terkirim secara konsisten ke sistem kontrol. Dengan demikian, mesin dapat merespons perintah secara tepat dan proses produksi tetap terkendali. -
Mendukung Akurasi Sistem Otomasi
Koneksi yang stabil membantu sistem membaca data secara real-time. Akibatnya, risiko kesalahan deteksi maupun gangguan operasional dapat diminimalkan. -
Meningkatkan Keandalan Operasional
Penggunaan kabel yang tepat membuat sistem bekerja lebih stabil dalam jangka panjang, sehingga downtime produksi dapat ditekan secara signifikan. -
Ketahanan pada Lingkungan Industri Berat
V1-G-2M-PUR Pepperl Fuchs menggunakan material PUR yang tahan abrasi, minyak, serta tekanan lingkungan kerja yang menantang. Oleh sebab itu, kabel tetap berfungsi optimal meski digunakan pada area produksi intensif. -
Efisiensi Biaya Jangka Panjang
Kabel yang tahan lama mengurangi kebutuhan penggantian berulang. Dengan begitu, perusahaan dapat menghemat biaya perawatan sekaligus menjaga kontinuitas produksi.
Melalui penggunaan V1-G-2M-PUR Pepperl Fuchs, perusahaan memperoleh koneksi presisi tinggi yang menjaga aliran data tetap stabil. Pada akhirnya, investasi pada actuator cable berkualitas bukan sekadar kebutuhan teknis, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem otomasi secara berkelanjutan.
Spesifikasi Female Cordset V1-G-2M-PUR
Seiring berkembangnya sistem otomasi industri, konektivitas yang andal menjadi kebutuhan utama. Oleh karena itu, Female Cordset V1-G-2M-PUR hadir sebagai solusi praktis yang memastikan koneksi stabil dan aman.
1. Spesifikasi Umum
Female cordset V1-G-2M-PUR dirancang sebagai solusi konektivitas industri yang andal. Selain itu, konektor ini menghadirkan perlindungan tinggi sekaligus instalasi yang stabil untuk berbagai aplikasi otomasi.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Tipe konektor | Female cordset single-ended |
| Tipe konstruksi | M12 straight A-coded |
| Jumlah pin | 4-pin |
| Sistem penguncian | Screw connection |
| Panjang kabel | 2 meter |
| Warna kabel | Abu-abu (mirip RAL 7001) |
2. Perlindungan & Ketahanan
Tidak hanya kuat secara mekanis, produk ini juga dirancang untuk lingkungan industri berat.
-
Degree of protection: IP66 / IP68 / IP69
-
Tahan mikroba dan hidrolisis
-
Halogen-free (bebas halogen)
-
Desain khusus mencegah kendur dan kesalahan pemasangan
-
Ketahanan kimia: Baik
3. Spesifikasi Elektrikal
Selanjutnya, dari sisi performa listrik, cordset ini mendukung kebutuhan sistem otomasi modern.
-
Tegangan operasi maksimum (UB): 250 V AC/DC
-
Arus operasi maksimum (IB): 4 A
-
Coding konektor: A-coded
-
Standar konektor: IEC 61076-2-101
4. Kondisi Lingkungan
Agar tetap bekerja optimal, kabel ini mampu beroperasi pada berbagai kondisi suhu ekstrem.
-
Suhu konektor: -40 °C hingga 90 °C
-
Kabel instalasi tetap: -40 °C hingga 80 °C
-
Kabel fleksibel: -25 °C hingga 80 °C
-
Pollution degree: 3
5. Spesifikasi Mekanis
Selain itu, struktur mekanisnya dibuat untuk daya tahan jangka panjang.
-
Torsi pengencangan: 0.6 Nm
-
Proteksi anti-kendur: Terintegrasi
-
Siklus koneksi: min. 100 mating cycles
-
Diameter sheath kabel: 4.8 mm
-
Radius tekuk:
-
10× diameter kabel (bergerak)
-
8× diamet
er kabel (tetap)
-
-
Berat: 70.8 g
6. Spesifikasi Kabel
Kemudian, material kabel PUR memberikan fleksibilitas sekaligus ketahanan tinggi.
-
Standar kabel: IEC/EN 60228 Class 5
-
Tipe kabel: Li 9Y 11YM 4 × 0.34
-
Jumlah inti: 4 core
-
Penampang inti: 0.34 mm²
-
Struktur inti: 19 × 0.15 mm
-
Material konduktor: Bare copper (Cu)
-
Insulasi inti: PP
-
Sheathing: PUR berbasis polyether
-
Ketahanan mikroba: Ya
-
Ketahanan hidrolisis: Ya
7. Material Konektor
Di sisi lain, material premium memastikan koneksi stabil dan tahan lama.
-
Screw connection: Zinc diecast, nickel-plated
-
Body: TPU hitam
-
Seal: FKM
-
Kontak: Gold plated (Au)
-
Flammability: V-2
8. Kesesuaian Drag Chain
Untuk aplikasi bergerak, cordset ini tetap memberikan performa optimal.
-
Maks. siklus drag chain: 50 kali/hari
-
Kecepatan gerak maksimum: 0.3 m/s
9. Konfigurasi Pin (Connection Assignment)
| Pin | Warna Kabel | Kode |
|---|---|---|
| 1 | Brown | BN |
| 2 | White | WH |
| 3 | Blue | BU |
| 4 | Black | BK |