Jual Sensor IEP200 IFM IndonesiaJual Sensor IEP200 (IEK31,5-FRKG/V4A/IO/AS) IFM Indonesia

Kami PT. Raibung Delapan Sinergi menjual Sensor IEP200 IFM Indonesia menjual Produk IFM product yang kami jual Berkualitas Original. Kami bersaing harga dengan distributor lain dengan harga yang sangat murah untuk Sensor IEP200 IFM kami. Banyak konsumen membeli Produk ifm Sensor IEP200 (IEK31,5-FRKG/V4A/IO/AS) IFM dari kami karena Distributor Ifm dari kami  harganya yang murah dan terjangkau.

IEP200 Itu Sensor Apa?

Secara sederhana, IFM IEP200 adalah sensor induktif—artinya sensor ini mendeteksi objek logam tanpa kontak fisik. Namun, IEP200 tidak berhenti di “mendeteksi”. Sensor ini juga mendukung mode measuring + switching, sehingga Anda dapat:

  • membaca jarak sebagai data proses melalui IO-Link,

  • Fisekaligus menjalankan fungsi switching (NO/NC) sesuai kebutuhan,

  • dan mengubah konfigurasi output (PNP/NPN) langsung dari parameter (tanpa ganti tipe sensor).

Selanjutnya, IEP200 juga membawa fitur yang sering dicari di lapangan: gold-plated contacts untuk koneksi yang lebih stabil, serta ketahanan terhadap medan magnet (magnetic-field immune) hingga 300 mT—penting kalau Anda bekerja dekat motor, solenoid, atau area dengan gangguan elektromagnetik yang kuat.

Kenapa Banyak Tim Otomasi Suka Sensor IEP200?

Kalau Anda pernah mengelola gudang sparepart, Anda pasti paham: semakin banyak variasi sensor, semakin pusing stoknya. Nah, IEP200 membantu Anda memangkas variasi itu karena Anda bisa mengatur:

  • Electrical design: PNP/NPN (parameterisable)

  • Output function: normally open / normally closed (parameterisable)

Jadi, alih-alih menyimpan dua atau empat tipe sensor berbeda, Anda bisa menyimpan satu tipe IEP200 lalu menyesuaikannya lewat IO-Link saat instalasi atau commissioning. Selain mengurangi stok, pendekatan ini biasanya mempercepat troubleshooting karena tim Anda berurusan dengan platform yang konsisten.

Cara Kerja (Ringkas, Tapi Nendang)

IEP200 membangkitkan medan elektromagnetik kecil di permukaan sensornya. Ketika target logam mendekat, sensor mendeteksi perubahan pada medan tersebut. Lalu, sensor:

  1. menghitung jarak/posisi target dalam rentang ukur,

  2. mengirimkan nilai proses via IO-Link,

  3. dan bila Anda butuh, mengaktifkan output switching berdasarkan setpoint yang Anda tentukan.

Menariknya, datasheet menyebut adanya “Object detection” yang bisa disetel untuk switch ketika nilai turun di bawah setpoint. Artinya, Anda bisa membangun logika kontrol yang lebih rapi untuk aplikasi jarak minimum, gap monitoring, atau limit posisi.

Tabel Spesifikasi Utama Sensor IEP200 (IEK31,5-FRKG/V4A/IO/AS) IFM

Berikut ringkasan spesifikasi yang paling sering dipakai saat desain panel, pemilihan IO-Link master, dan perencanaan mekanik.

Kategori Spesifikasi
Tipe / Model IEP200 (IEK31,5-FRKG/V4A/IO/AS)
Teknologi Induktif
Interface IO-Link (juga mendukung SIO mode)
Tegangan kerja 10…30 V DC
Konsumsi arus < 20 mA
Output PNP/NPN (dapat diparameter), NO/NC (dapat diparameter)
Arus output maksimum 100 mA
Switching frequency 75 Hz
Measuring range via IO-Link 0,05…1,5 mm
Rentang setpoint (switch point) via IO-Link 0,05…1,455 mm
Repeatability < 10 µm
Resolusi 5 µm
IO-Link transmission COM2 (38,4 kBaud), IO-Link revision 1.1
Min. process cycle time 3,2 ms
Master port yang dibutuhkan Type A
Proteksi lingkungan IP65 / IP66 / IP67 / IP68 / IP69K
Suhu operasi -25…70 °C
Immunity medan magnet hingga 300 mT
Housing / dimensi Threaded, M8 x 1 / L = 60 mm (flush mountable)
Material housing Stainless steel 316L/1.4404
Konektor M8 A-coded, kontak berlapis emas (gold-plated)
Indikator 4x LED kuning (status)
Torsi pengencangan 7 Nm
Berat 46,8 g

Sumber data teknis: datasheet IEP200-00 (24.01.2025).

Nilai Plus yang Terasa di Lapangan

1) IO-Link yang bikin commissioning lebih cepat

Dengan IO-Link, Anda mengatur setpoint, mode output, dan parameter lain langsung dari software. Akibatnya, Anda mengurangi trial-and-error manual di mesin, dan Anda bisa menstandarkan setting untuk banyak station sekaligus. IEP200 menggunakan COM2 dan mendukung IO-Link revision 1.1, sehingga integrasinya cocok untuk banyak ekosistem IO-Link modern.

2) Presisi untuk aplikasi

Banyak sensor induktif konvensional fokus di switching. IEP200 justru memberi Anda data jarak dengan resolusi 5 µm dan repeatability < 10 µm (tergantung skenario kalibrasi). Jadi, Anda bisa mengawasi perubahan kecil—misalnya keausan fixture, perubahan posisi mekanik, atau runout yang mulai membesar.

3) Tahan kondisi keras

Rating IP69K biasanya jadi checklist penting di area washdown atau lingkungan dengan pembersihan tekanan tinggi. Ditambah housing stainless steel 316L, sensor ini memang dirancang untuk dunia nyata—bukan hanya untuk lab.

4) Tahan gangguan medan magnet

Kalau aplikasi Anda dekat motor, magnetic chuck, atau area dengan gangguan elektromagnetik, immunity sampai 300 mT bisa menjadi pembeda yang signifikan. Anda menjaga stabilitas pembacaan dan mengurangi “false behavior” yang bikin operator geleng-geleng.

Contoh Aplikasi yang Cocok

Agar lebih kebayang, berikut tipe aplikasi yang biasanya “nyambung” dengan karakter IEP200:

  • Monitoring posisi presisi pada mesin: misalnya jarak aktuator, posisi stopper, atau verifikasi kedekatan target logam dengan toleransi ketat.

  • Quality check berbasis jarak: mengukur gap kecil untuk memastikan komponen terpasang rapat.

  • Deteksi “mendekati batas”: Anda set setpoint agar output berubah ketika jarak melewati threshold tertentu (misalnya mendekati terlalu dekat).

  • Lingkungan washdown atau lembap: memanfaatkan IP69K dan material 316L.

Tips Instalasi & Integras

  1. Pastikan IO-Link master port Type A
    Datasheet menyebut kebutuhan master port Type A. Jadi, saat Anda memilih IO-Link master atau modul remote I/O, cocokkan port type-nya sejak awal.

  2. Manfaatkan parameterisasi untuk standardisasi
    Daripada mengubah wiring untuk NO/NC atau PNP/NPN, Anda bisa menetapkan standar parameter di software commissioning. Kemudian, Anda replikasi konfigurasi itu untuk line berikutnya.

  3. Perhatikan torsi dan pemasangan flush
    IEP200 mendukung flush mountable dan datasheet memberi torsi pengencangan 7 Nm. Anda bisa menjaga kekuatan mekanik pemasangan tanpa “over-tighten” yang berisiko merusak komponen atau bracket.

  4. Gunakan indikator LED untuk diagnosis cepat
    Sensor ini punya indikator (4 LED). Saat mesin berhenti mendadak, LED sering menjadi petunjuk pertama sebelum Anda membuka laptop dan masuk ke IO-Link monitor.

Pesan Sekarang

Dengan performa dinamis dan presisi tinggi, Sensor IEP200 IFM Indonesia adalah solusi ideal untuk industri Anda. Namun, teknologi terbaik perlu didukung oleh mitra yang tepat. Di sinilah PT. RDS, menjual Sensor Induktif IFM tipe IEP200, hadir memberikan nilai lebih. Anda tak hanya mendapat produk asli, tetapi juga layanan komprehensif untuk menjaga operasional tetap optimal dan efisien.

Jangan ragu untuk tingkatkan kinerja sistem otomasi Anda!
Hubungi PT. RDS sekarang untuk konsultasi gratis, penawaran terbaik, dan dukungan teknis profesional dari awal hingga mesin berjalan lancar.

PT-RDS
JL TB Simatupang No.18 RT 002  RW 001
KEL. Kebagusan KEC. Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Email: info@raibungdelapansinergi.com
Telepon: 021 27841849
Marketing Kami :
08131970440 ( Marketing Dea)
08131970441  ( Marketing  Luthfi )
08131970442 ( Marketing Rofie )
08131970443 ( Marketing Iyan )

Related posts: