Jual Sensor Kapasitif Omron Indonesia Original
PT RDS menghadirkan Sensor Kapasitif Omron original di Indonesia dengan jaminan produk baru (brand new), keaslian 100%, serta garansi resmi selama 1 tahun untuk menjamin performa dan keandalannya. Kami memberikan penawaran harga yang kompetitif sehingga mampu bersaing dengan distributor lain yang menyediakan sensor Turck dengan tipe sejenis. Didukung oleh layanan profesional dan respon yang cepat, PT RDS siap menjadi partner terpercaya untuk memenuhi kebutuhan sensor industri Anda secara optimal.
Sensor Kapasitif Omron
Sensor kapasitif dari Omron merupakan solusi andal untuk mendeteksi berbagai jenis objek non-logam. Berbeda dengan sensor induktif, sensor ini mampu mengenali material seperti cairan, plastik, kaca, hingga bahan granular dengan tingkat akurasi tinggi. Oleh karena itu, sensor kapasitif sangat banyak digunakan dalam industri makanan, kimia, hingga manufaktur modern.
Daftar Produk Sensor Kapasitif
PT. RDS menjual berbagai pilihan sensor kapasitif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri.
Berikut beberapa seri unggulannya:
1. E2K-C – Sensor Kapasitif Jarak Jauh
Seri E2K-C menghadirkan sensor kapasitif dengan kemampuan deteksi jarak jauh serta pengaturan sensitivitas yang fleksibel. Sensor ini mendukung berbagai aplikasi yang membutuhkan pengaturan deteksi secara optimal.
1. Standard Models (Unshielded) – 25 mm (3–25 mm adjustable)
- E2K-C25ME1 2M
- E2K-C25MF1 2M
- E2K-C25MY1 2M
- E2K-C25MY2 2M
2. Noise-Resistant Models – 20 mm (3–20 mm adjustable)
- E2K-C20MC1 2M
- E2K-C20MC2 2M
- E2K-C20MT1 2M
- E2K-C20MT2 2M
3. Accessories (Dipesan Terpisah)
Mounting Bracket
- Y92E-A34
Sensitivity Adjustment Driver
- Y92E-KC25
2. E2K-X – Sensor Kapasitif Silindris Serbaguna
E2K-X adalah sensor kapasitif berbentuk silinder dengan ulir yang dirancang untuk penggunaan umum. Produk ini menawarkan kemudahan pemasangan serta performa yang stabil di berbagai kondisi lingkungan.
1. M12 – Sensing Distance 4 mm
DC 3-wire (NPN)
- E2K-X4ME1 2M
- E2K-X4ME2 2M
AC 2-wire
- E2K-X4MY1 2M
- E2K-X4MY2 2M
2. M18 – Sensing Distance 8 mm
DC 3-wire (NPN)
- E2K-X8ME1 2M
- E2K-X8ME2 2M
AC 2-wire
- E2K-X8MY1 2M
- E2K-X8MY2 2M
3. M30 – Sensing Distance 15 mm
DC 3-wire (NPN)
- E2K-X15ME1 2M
- E2K-X15ME2 2M
AC 2-wire
- E2K-X15MY1 2M
- E2K-X15MY2 2M
3. E2K-F – Sensor Kapasitif Flat Ultra Tipis
Dengan ketebalan hanya sekitar 10 mm, seri E2K-F menjadi pilihan tepat untuk aplikasi dengan ruang terbatas. Desainnya yang pipih memudahkan integrasi ke dalam mesin atau peralatan yang compact.
1. Flat Unshielded – Sensing Distance 10 mm (Fixed)
- E2K-F10MC1 2M
- E2K-F10MC2 2M
2. Flat Unshielded – Sensing Distance 10 mm (Adjustable 4–10 mm)
- E2K-F10MC1-A 2M
- E2K-F10MC2-A 2M
4. E2K-L – Sensor Level Cairan
Sensor E2K-L dirancang khusus untuk mendeteksi level cairan tanpa terpengaruh oleh warna pipa maupun cairan itu sendiri. Hal ini menjadikannya solusi ideal untuk industri yang membutuhkan akurasi tinggi dalam pengukuran level.
1. Untuk Diameter Pipa 8 hingga 11 mm
-
- E2K-L13MC1 2M
- E2K-L13MC2 2M
2. Untuk Diameter Pipa 12 hingga 26 mm
-
- E2K-L26MC1 2M
- E2K-L26MC2 2M
5. E2KQ-X – Sensor Tahan Bahan Kimia
1. Model Sensor (Unshielded, M18, 10 mm, DC 3-wire NPN)
- E2KQ-X10ME1 2M
- E2KQ-X10ME2 2M
6. E2J – Sensor dengan Amplifier Terpisah
E2J merupakan sensor kapasitif dengan amplifier terpisah yang sangat cocok untuk aplikasi khusus seperti pemasangan pada tangan robot. Desain flat-nya memungkinkan fleksibilitas pemasangan yang lebih luas.
1. Sensor (Flat, Unshielded)
- E2J-W10MA 1M
- E2J-W20MA 1M
2. Amplifier Unit
- E2J-JC4A 2M
3. Dust Cover (Aksesoris)
- XS3Z-13
- XS3Z-15
4. Connector dengan Kabel (Aksesoris)
- XS3W-M421-401-R
Standard Models (Seri E2K-C25M)
Sensor seri ini menyediakan jarak deteksi hingga 25 mm dan memungkinkan pengguna mengatur dalam rentang 3–25 mm. Perangkat ini mendeteksi objek konduktor maupun non-konduktor (dielektrik), dengan menggunakan pelat logam ber-ground berukuran 50 × 50 × 1 mm sebagai objek standar.
Perubahan diferensial maksimal mencapai 15% dari jarak deteksi saat disetel pada 25 mm (±10%). Frekuensi respon berbeda tergantung tipe, yaitu hingga 70 Hz untuk model DC dan 10 Hz untuk model AC.
Sensor bekerja pada tegangan:
- DC: 12–24 VDC (rentang operasional 10–30 VDC)
- AC: 100–220 VAC (rentang 90–250 VAC, 50/60 Hz)
Konsumsi arus untuk model DC berkisar hingga 10 mA (12 VDC) dan 16 mA (24 VDC), sedangkan model AC memiliki arus bocor maksimum 1 mA (100 VAC) dan 2 mA (200 VAC) saat output OFF.
Output kontrol mendukung arus beban hingga:
- 200 mA (DC)
- 5–200 mA untuk beban resistif (AC)
Tegangan sisa maksimal 2 V (pada beban 200 mA dan kabel 2 m). Sensor dilengkapi indikator LED merah sebagai penanda deteksi atau operasi.
Mode operasi tersedia:
- NO (Normally Open): E1, F1, Y1
- NC (Normally Closed): E2, F2, Y2
Fitur proteksi mencakup perlindungan polaritas terbalik dan surge suppressor. Sensor mampu bekerja pada suhu -25 hingga 70°C dengan kelembapan 35–95% tanpa kondensasi.
Pengaruh suhu terhadap jarak deteksi:
- ±15% pada -10 hingga 55°C
- ±25% pada -25 hingga 70°C
Pengaruh tegangan sekitar ±2% dari jarak deteksi. Ketahanan isolasi minimal 50 MΩ (500 VDC), serta ketahanan dielektrik hingga 1.000–1.500 VAC.
Sensor memiliki ketahanan terhadap getaran dan guncangan tinggi, dengan rating proteksi IP66. Menggunakan kabel bawaan sepanjang 2 meter, berat sekitar 200 gram, dan material bodi dari ABS tahan panas.
Kami menyediakan aksesoris berupa bracket pemasangan, obeng untuk mengatur sensitivitas, baut M4, serta manual instruksi.
Noise-Resistant Models (Seri E2K-C20M)
Seri ini menghadirkan ketahanan noise yang lebih tinggi, menawarkan jarak deteksi maksimum hingga 20 mm dengan pengaturan fleksibel dari 3 sampai 20 mm. Sensor ini mendeteksi material konduktor maupun dielektrik, serta menggunakan pelat logam ber-ground berukuran 50 × 50 × 1 mm sebagai standar deteksi.
Perubahan diferensial maksimum 15% saat disetel pada 20 mm (±10%). Frekuensi respon:
- 40 Hz untuk DC
- 25 Hz (AC) dan 40 Hz (DC) untuk tipe tertentu
Tegangan kerja:
- DC: 12–24 VDC (10–30 VDC)
- AC/DC universal: 24–240 VAC/VDC
Konsumsi arus maksimum 13 mA pada 24 VDC. Untuk model AC/DC, arus bocor berkisar:
- 1.5 mA (24 VDC)
- 1.7 mA (110 VAC)
- 2.5 mA (250 VAC)
Output mendukung:
- Hingga 250 mA (DC)
- 5–200 mA (beban resistif)
Tegangan sisa:
- Maks. 2.5 V (DC)
- Maks. 10 V (AC) atau 8 V (DC) untuk tipe AC/DC
Indikator menggunakan LED kuning. Mode operasi:
- NO: C1 / T1
- NC: C2 / T2
Fitur proteksi mencakup perlindungan polaritas terbalik dan perlindungan hubung singkat (khusus model DC).
Sensor bekerja dalam suhu -25 hingga 70°C dan kelembapan 35–95% tanpa kondensasi. Pengaruh suhu dan tegangan terhadap performa sama seperti seri standar.
Sensor ini memiliki ketahanan isolasi minimal 50 MΩ serta mampu menahan tegangan dielektrik hingga 1.000–1.500 VAC. Tahan terhadap getaran dan benturan dengan standar industri.
Tingkat perlindungan IP65, menggunakan kabel bawaan 2 meter, dengan berat sekitar 240 gram. Material bodi menggunakan PBT.
Aksesoris meliputi bracket pemasangan, baut M4, dan buku panduan.
Pesan Sensor Kapasitif Sekarang di PT. RDS
PT. RDS menyediakan berbagai pilihan sensor dari Omron dengan jaminan original, kualitas teruji, dan dukungan teknis profesional. Kami siap membantu Anda memilih sensor yang tepat sesuai kebutuhan aplikasi industri agar kinerja sistem lebih optimal.
Segera hubungi PT. RDS sekarang juga!
Dapatkan penawaran harga terbaik dan konsultasi gratis untuk solusi sensor industri yang tepat, cepat, dan terpercaya dan temukan juga brand dan produk lainnya hanya di PT. RDS.
Baca juga : Distributor Sensor Proximity Omron Indonesia | Distributor Sensor Omron Indonesia Original
PT-RDS
JL TB Simatupang No.18 RT 002 RW 001
KEL. Kebagusan KEC. Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Email: info@raibungdelapansinergi.com
Telepon: 021 27841849
Tim Marketing Kami :
08131970440 ( Marketing Ardian )
08131970441 ( Marketing Luthfi )
08131970442 ( Marketing Rofie )
08131970443 ( Marketing Iyan )
