Omron E2K-C25MY1 2M

Jual Sensor Omron E2K-C25MY1 2M

PT RDS (Raibung Delapan Sinergi) menghadirkan Sensor Omron E2K-C25MY1 2M siap pakai untuk mendukung kelancaran operasional industri anda. Produk ini tersedia dalam kondisi baru (brand new), 100% original, dan dilengkapi garansi resmi 1 tahun untuk menjamin performa serta keandalannya. Dengan harga kompetitif dan layanan pengiriman ke seluruh Indonesia, PT RDS menjadi pilihan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan sensor industri anda.

Omron E2K-C25MY1 2M

Dalam dunia industri modern, kebutuhan akan sensor yang akurat, tahan lama, dan mampu bekerja dalam berbagai kondisi lingkungan menjadi sangat penting. Salah satu produk unggulan yang kami jual adalah Sensor Omron E2K-C25MY1 2M. Sensor ini dikenal sebagai proximity sensor kapasitif dengan kemampuan deteksi jarak jauh yang sangat handal.

Sensor ini mendeteksi berbagai jenis objek, baik logam maupun non-logam, dengan performa yang stabil. Teknologi canggih yang dimiliki sensor ini membuatnya sangat cocok untuk berbagai aplikasi industri, termasuk manufaktur, otomasi mesin, dan sistem kontrol produksi.

Spesifikasi Teknis Sensor Kapasitif

Sensor kapasitif unshielded ini menawarkan deteksi presisi untuk logam maupun non-logam, ideal untuk aplikasi industri dengan kebutuhan stabilitas tinggi.

1. Dimensi dan Tipe Sensor
  • Diameter sensing head: 34 mm
  • Tipe: Silinder, kapasitif, unshielded
  • Metode koneksi: Kabel bawaan sepanjang 2 meter

Desain silinder memudahkan pemasangan pada berbagai mesin dan panel kontrol. Selain itu, material casing menggunakan resin ABS tahan panas yang memastikan daya tahan tinggi terhadap kondisi lingkungan ekstrem.

2. Jarak dan Akurasi Deteksi
  • Jarak deteksi maksimum: 25 mm
  • Jarak setting: 3 hingga 25 mm
  • Differential distance: Maksimal 15% dari jarak deteksi

Sensor ini dilengkapi dengan pengatur sensitivitas (sensitivity adjuster) yang memungkinkan pengguna mengatur jarak deteksi sesuai kebutuhan aplikasi. Dengan akurasi tinggi, sensor tetap stabil meskipun terjadi perubahan lingkungan.

3. Jenis Objek yang Dideteksi

Sensor ini mampu mendeteksi:

  • Objek konduktor (logam)
  • Objek dielektrik (non-logam)

Standar objek deteksi menggunakan pelat logam berukuran 50 x 50 x 1 mm yang di-grounding. Hal ini memastikan hasil pengujian konsisten dan akurat.

4. Performa dan Frekuensi Respons

Sensor ini memiliki frekuensi respons sebesar 10 Hz (nilai rata-rata), yang berarti mampu mendeteksi perubahan objek hingga 10 kali per detik. Performa ini cukup untuk sebagian besar aplikasi industri yang tidak memerlukan kecepatan tinggi namun mengutamakan stabilitas.

Sistem Kelistrikan dan Output

Sensor ini menawarkan performa andal, output aktif tepat saat dibutuhkan, dan perlindungan penuh dari lonjakan tegangan.

1. Sumber Daya dan Tegangan Operasi
  • Tegangan suplai: 100 hingga 220 VAC
  • Rentang tegangan operasi: 90 hingga 250 VAC

Rentang tegangan yang luas membuat sensor ini fleksibel digunakan di berbagai sistem kelistrikan industri tanpa memerlukan adaptor tambahan.

2. Arus Bocor dan Output Kontrol
  • Arus bocor:
    • 1 mA (100 VAC)
    • 2 mA (200 VAC)
  • Kapasitas switching:
    • Beban resistif: 5 hingga 200 mA

Output sensor menggunakan mode NO (Normally Open), yang berarti output aktif hanya saat objek terdeteksi. Hal ini sangat berguna untuk sistem keamanan dan kontrol otomatis.

3. Indikator dan Proteksi

Sensor dilengkapi dengan indikator LED merah yang menunjukkan status operasi. Selain itu, terdapat proteksi surge suppressor yang melindungi sensor dari lonjakan tegangan mendadak.

Ketahanan Lingkungan dan Daya Tahan

Sensor ini memberikan performa optimal dalam berbagai kondisi lingkungan, terlebih lagi saat terjadi perubahan suhu dan tegangan.

1. Suhu dan Kelembapan
  • Suhu operasi: -25 hingga 70°C
  • Kelembapan operasi: 35% hingga 95%

Sensor ini dirancang untuk bekerja dalam kondisi lingkungan yang ekstrem, baik suhu rendah maupun tinggi.

2. Pengaruh Suhu dan Tegangan
  • Pengaruh suhu:
    • ±15% pada -10 hingga 55°C
    • ±25% pada -25 hingga 70°C
  • Pengaruh tegangan: ±2% dari jarak deteksi

Dengan toleransi ini, sensor tetap memberikan performa stabil meskipun terjadi fluktuasi suhu dan tegangan.

Ketahanan Mekanis dan Keamanan

Sensor ini menghadapi kondisi industri berat dengan ketahanan mekanis tinggi serta melindungi dari debu, air, getaran, dan benturan secara optimal.

1. Perlindungan dan Standar
  • Tingkat perlindungan: IP66 (tahan debu dan air)
  • Resistansi isolasi: Minimum 50 MΩ pada 500 VDC
  • Kekuatan dielektrik: 1500 VAC selama 1 menit

Standar IP66 memastikan sensor tetap berfungsi optimal meskipun terkena debu atau percikan air, sehingga cocok untuk lingkungan industri berat.

2. Ketahanan Getaran dan Benturan
  • Getaran: 10 hingga 55 Hz selama 2 jam di semua arah
  • Benturan: 500 m/s² sebanyak 10 kali di setiap arah

Sensor menahan getaran tinggi pada mesin sehingga tidak mudah rusak.

Output Circuit dan Karakteristik

Sensor E2K-C25MY mendeteksi objek sebagai proximity sensor yang bekerja pada tegangan AC, menghasilkan output yang stabil, dan menampilkan indikator operasi secara jelas. Selain itu, sensor ini memiliki grafik performa yang membantu memahami hubungan antara tegangan dan arus beban.

1. Rangkaian Output (Output Circuit)

Pada bagian rangkaian output, sensor terdiri dari beberapa komponen utama:

  • Proximity Sensor Main Circuit (rangkaian utama sensor) yang berfungsi sebagai pengendali utama deteksi objek.
  • Dioda proteksi yang melindungi rangkaian dari lonjakan arus atau tegangan.
  • Rangkaian penyearah (rectifier) yang mengubah arus AC menjadi bentuk yang sesuai untuk sistem internal.
  • Terminal kabel:
    • Brown (coklat): terhubung ke sumber daya dan beban (load).
    • Blue (biru): terhubung ke jalur netral.

Sensor langsung menghubungkan beban (load) dengan sumber AC, sehingga saat sensor aktif, arus mengalir ke beban.

2. Timing Chart (Diagram Waktu)

Diagram ini menjelaskan hubungan antara deteksi objek, kondisi beban, dan indikator:

  • Sensing Object (Deteksi Objek):
    • Yes: Sensor mendeteksi objek
    • No: Sensor tidak mendeteksi objek
  • Load (Beban):
    • Operate: Beban aktif saat objek terdeteksi
    • Reset: Beban tidak aktif saat objek tidak terdeteksi
  • Operation Indicator (Indikator Operasi):
    • Lampu indikator merah (ON) menyala saat sensor aktif
    • Lampu OFF saat tidak ada deteksi

Sensor menampilkan mode operasi tipe NO (Normally Open), sehingga arus hanya mengalir saat sensor mendeteksi objek.

Beberapa Contoh Sensor Omron Lainnya yang kami sediakan

PT. RDS juga menawarkan berbagai tipe sensor Kapasitif Omron lain, untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem otomasi anda, antara lain:

  • E2K-C25MF1 2M
  • E2K-C25ME1 2M
  • E2K-C20MC1 2M
  • E2K-C20MC2 2M
  • E2K-C20MT1 2M
  • E2K-C20MT2 2M
  • E2K-C25ME1 5M
  • E2K-C25ME2 2M
  • E2K-C25ME2 5M
  • E2K-C25MF1 5M
  • E2K-C25MF2 2M
  • E2K-C25MF2 5M
  • E2K-C25MY1 2M
  • E2K-C25MY1 5M
  • E2K-C25MY2 2M
  • E2K-C25MY2 5M

PT RDS memastikan bahwa semua Sensor Kapasitif Omron yang kami distribusikan adalah produk asli dengan standar kualitas tinggi. Selain itu, dengan berbagai varian yang tersedia, kami siap mendukung kebutuhan industri Anda di seluruh Indonesia melalui layanan terpercaya dan pengiriman cepat.

Omron E2K-C25MY1 2M

Baca juga : Jual Sensor Kapasitif Omron Indonesia Original

Pemesanan

Hubungi PT RDS sekarang untuk Sensor Omron E2K-C25MY1 2M original, siap dikirim cepat ke seluruh Indonesia. Temukan juga Brand dan Produk lainnya di PT. RDS untuk mendukung kelancaran sistem otomasi industri anda.

PT-RDS
JL TB Simatupang No.18 RT 002  RW 001
KEL. Kebagusan KEC. Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Email: info@raibungdelapansinergi.com
Telepon: 021 27841849
Tim Marketing Kami :
08131970440 ( Marketing Ardian )
08131970441  ( Marketing  Luthfi )
08131970442 ( Marketing Rofie )
08131970443 ( Marketing Iyan )