Jual Sensor Omron E2K-F Series
Sensor Omron E2K-F Series
Dengan desain flat dan unshielded, sensor ini menawarkan fleksibilitas pemasangan serta kemudahan integrasi ke dalam sistem otomasi. Kami menjual Sensor Omron E2K-F Series original yang siap mendukung kebutuhan industri Anda.
Spesifikasi Teknis Sensor Omron E2K-F Series
Untuk membantu Anda memahami performa produk ini secara lebih mendalam, berikut adalah spesifikasi teknis utamanya:
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Jarak Deteksi | 10 mm (adjustable 4–10 mm) |
| Set Distance | 0 hingga 7,5 mm |
| Differential Travel | Maks. 15% dari jarak sensing |
| Objek Deteksi | Konduktor & dielektrik |
| Frekuensi Respon | 100 Hz |
| Tegangan Operasi | 12–24 VDC (range 10–30 VDC) |
| Konsumsi Arus | Maks. 10 mA |
| Output | NPN open collector, maks. 100 mA |
| Indikator | LED merah (indikasi deteksi) |
| Mode Operasi | NO (Normally Open) |
| Rentang Suhu | -10°C hingga 55°C |
| Kelembaban | 35% hingga 95% |
| Ketahanan Getaran | 10–55 Hz |
| Ketahanan Kejut | 500 m/s² |
| Material Body | ABS tahan panas |
| Panjang Kabel | 2 meter |
Spesifikasi ini menunjukkan bahwa sensor Omron E2K-F Series mampu memberikan performa stabil bahkan dalam kondisi operasional yang ekstrem.
Tipe dan Varian Sensor Omron E2K-F Series
Untuk memenuhi berbagai kebutuhan aplikasi industri, Omron E2K-F Series hadir dalam beberapa varian dengan perbedaan pada konfigurasi output serta fitur pengaturan sensitivitas. Setiap tipe dirancang agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan sistem kontrol yang berbeda.
Berikut beberapa tipe yang tersedia:
1. E2K-F10MC1 2M
Sensor proximity kapasitif dengan jarak deteksi 10 mm dan konfigurasi output NPN Normally Open (NO). Tipe ini sangat cocok untuk aplikasi standar yang membutuhkan sinyal aktif saat mendeteksi objek.
2. E2K-F10MC2 2M
Memiliki spesifikasi jarak deteksi 10 mm dengan output NPN Normally Closed (NC). Varian ini ideal untuk sistem yang memerlukan logika kebalikan, di mana sinyal berubah saat objek tidak terdeteksi.
3. E2K-F10MC1-A 2M
Dilengkapi dengan fitur pengaturan sensitivitas yang dapat disesuaikan (adjustable 4–10 mm) melalui hingga 11 putaran. Dengan output NPN-NO, tipe ini memberikan fleksibilitas lebih tinggi dalam mendeteksi berbagai jenis material dengan presisi.
4. E2K-F10MC2-A 2M
Merupakan versi Normally Closed (NC) dari varian adjustable. Sensor ini juga memiliki rentang pengaturan 4–10 mm, sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kombinasi antara logika NC dan pengaturan sensitivitas yang lebih detail.
Dengan pilihan varian tersebut, Omron E2K-F Series memberikan fleksibilitas tinggi untuk berbagai kebutuhan otomasi industri, baik dari segi konfigurasi output maupun tingkat akurasi deteksi.
Data Jangkauan Sensor dan Material Objek Deteksi
Sensor E2K-F adalah perangkat deteksi objek yang bekerja berdasarkan prinsip kapasitif. Untuk memastikan kinerja yang optimal dan penggunaan yang aman, berikut adalah ringkasan data teknis serta panduan instalasi berdasarkan dokumen spesifikasi resminya.
1. Data Rekayasa (Nilai Referensi)
1. Area Pendeteksian (Pelat Logam Terbumi)
Karakteristik area sensor menunjukkan jangkauan deteksi (Sensing Area) terhadap pelat logam yang terhubung ke arde (ground).
-
Arah Kiri dan Kanan: Jangkauan maksimum (X) mencapai sekitar 10 mm pada titik pusat (Y = 0). Area deteksi menyempit seiring dengan pergerakan objek ke samping hingga batas ±16 mm.
-
Arah Atas dan Bawah: Menunjukkan pola serupa dengan jangkauan vertikal yang stabil, di mana jarak deteksi optimal berada di garis tengah sensor.
2. Pengaruh Ukuran dan Material Objek
-
Pelat Logam Terbumi (t=1): Memberikan jarak deteksi paling jauh (hingga 10 mm) dengan ukuran sisi objek minimal 30-40 mm.
-
Pelat logam tidak terbumi (t=10) secara signifikan mengurangi jarak deteksi dibandingkan dengan logam yang terbumi.
-
Material Non-Logam (Glass & Phenol): Material seperti kaca (glass) dan resin fenolik memiliki jarak deteksi yang lebih pendek (sekitar 2-4 mm) dan sangat bergantung pada ukuran luas permukaan objek.
2. Tindakan Pencegahan Keselamatan
Produk ini tidak menjamin keselamatan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung, karena perancang tidak merancang atau menilai produk ini untuk tujuan tersebut.Jangan gunakan untuk tujuan keselamatan jiwa.
1. Desain dan Material Objek
-
Karakteristik Material: E2K-F dapat mendeteksi hampir semua jenis objek. Namun, jarak deteksi akan bervariasi tergantung pada konduktansi, induktansi, kadar air, dan kapasitas objek.
-
Uji Coba: Karena variasi material yang berbeda, Anda perlu melakukan uji coba (trial operation) sebelum penggunaan aktual.
2. Pengaruh Logam di Sekitar
Untuk mencegah gangguan deteksi, pisahkan sensor dari logam di sekelilingnya dengan jarak minimal:
-
30 mm dari permukaan samping.
-
45 mm hingga 60 mm untuk area di depan atau di sekitar kepala sensor (tergantung konfigurasi pemasangan).
3. Gangguan Saling Mempengaruhi (Mutual Interference)
Jika memasang lebih dari satu unit E2K-F, berikan jarak pemisah untuk menghindari interferensi:
-
Pemasangan Berdampingan: Jarak minimal 40 mm atau 50 mm antar pusat sensor.
-
Pemasangan Berhadapan: Jarak minimal 50 mm.
3. Instalasi dan Pengoperasian
-
-
Pengaruh Medan Elektromagnetik: Hindari penggunaan di dekat mesin cuci ultrasonik, generator frekuensi tinggi, transceiver, telepon genggam, atau inverter karena dapat menyebabkan malfungsi.
-
Pengabelan (Wiring): Anda dapat memperpanjang kabel hingga maksimal 200 meter. Perpanjangan yang lebih jauh akan menyebabkan penurunan tegangan (voltage drop).
-
Pengaturan Sensitivitas: Gunakan obeng khusus yang tersedia dalam paket untuk menyetel sensitivitas sesuai kebutuhan. Penggunaan obeng lain yang tidak sesuai dapat merusak trimmer pengatur.
Baca Juga: Jual Sensor Kapasitif Omron Indonesia
