Omron E2K-L26MC1 5M

Jual Sensor Omron E2K-L26MC1 5M

PT RDS (Raibung Delapan Sinergi) hadir sebagai penyedia terpercaya Omron E2K-L26MC1 5M, solusi sensor industri berkualitas tinggi untuk menunjang kelancaran dan efisiensi proses produksi. Kami menawarkan sensor kapasitif dalam kondisi baru, 100% original, serta dilengkapi garansi 1 tahun guna memastikan performa maksimal. Dengan harga yang bersaing dan layanan pengiriman cepat ke seluruh Indonesia, PT RDS menjadi mitra tepat untuk memenuhi kebutuhan sensor industri Anda secara praktis dan profesional.

Sensor Omron E2K-L26MC1 5M

Sensor Omron E2K-L26MC1 5M merupakan sensor level cairan tipe kapasitif dengan desain kotak (square type) yang praktis dan mudah dipasang, serta dirancang khusus untuk pipa non-logam berdiameter 12 hingga 26 mm sehingga cocok untuk berbagai aplikasi industri. Kami menjual sensor Omron E2K-L26MC1 5M original dan siap pakai, dilengkapi output NPN open collector dan sistem DC 3-wire yang memudahkan integrasi ke sistem kontrol seperti PLC maupun otomasi lainnya guna meningkatkan efisiensi dan akurasi proses produksi.

Spesifikasi Teknis dan Cara Kerja Sensor Omron E2K-L26MC1 5M

Sensor Omron E2K-L26MC1 5M merupakan sensor kapasitif yang dirancang untuk mendeteksi level cairan secara akurat tanpa kontak langsung. Berikut adalah rincian spesifikasi dan cara kerja sensor yang dapat membantu meningkatkan efisiensi sistem otomasi industri Anda.

Parameter Keterangan
Tipe Sensor Kapasitif (Liquid Level Sensor)
Model Square, Unshielded
Ukuran Sensor 33 mm x 34 mm x 20 mm
Diameter Pipa 12–26 mm
Jarak Diferensial 0.3 – 3 mm
Akurasi Pengulangan ±0.2 mm
Objek Deteksi Cairan
Tegangan Supply 12 – 24 VDC
Rentang Tegangan 10.8 – 30 VDC
Konsumsi Arus Maksimal 12 mA
Output NPN Open Collector
Kapasitas Output 100 mA max
Mode Operasi Normally Open (NO)
Indikator LED oranye (deteksi)
Pengaturan Sensitivitas Adjustable
Suhu Operasional 0°C hingga 55°C
Suhu Penyimpanan -10°C hingga 65°C
Kelembaban 25% – 85% RH
Proteksi IP66
Panjang Kabel 5 meter
Material ABS tahan panas

Mekanisme Kerja Sensor Kapasitif Omron E2K-L26MC1 5M

Sensor ini bekerja dengan memanfaatkan perubahan kapasitansi untuk mendeteksi keberadaan cairan di dalam pipa tanpa kontak langsung. Berikut tahapan proses kerjanya yang sederhana namun sangat efektif dalam aplikasi industri:

Tahapan Penjelasan
Prinsip Kerja Menggunakan perubahan kapasitansi
Proses Deteksi Cairan dalam pipa mengubah nilai kapasitansi
Respon Sensor Sensor mendeteksi perubahan tersebut
Output Mengirim sinyal ke sistem kontrol
Keunggulan Tanpa kontak langsung, lebih aman dan minim kerusakan

Detail Ukuran dan Struktur Sensor Omron E2K-L26MC1 5M

Sensor Omron E2K-L26MC1 5M dirancang dengan dimensi yang presisi serta struktur yang fungsional untuk memastikan kemudahan instalasi dan kinerja deteksi yang optimal pada berbagai aplikasi industri.

  • Dimensions → Dimensi
  • Mounting holes → Lubang pemasangan
  • Detection indicator (orange) → Indikator deteksi (LED oranye)
  • Sensitivity adjuster → Pengatur sensitivitas
  • Sensing surface → Permukaan sensor (area deteksi)

Detail Dimensi Utama:

  • Panjang: 33 mm
  • Tinggi: 34 mm
  • Lebar: 20 mm
  • Radius bagian bawah: R13 / R17.5
  • Jarak lubang pemasangan: ±1.5 mm
  • Detail tambahan sesuai gambar menunjukkan ukuran presisi untuk instalasi yang akurat

Spesifikasi Kabel:

  • Kabel bulat berlapis vinil (vinyl-insulated round cable) diameter 2.9 mm
  • Jumlah inti: 3 konduktor
  • Luas penampang konduktor: 0.14 mm²
  • Diameter isolator: 0.9 mm
  • Panjang standar: 2 meter (untuk model ini tersedia 5 meter sesuai tipe E2K-L26MC1 5M)

Sensor ini dilengkapi dengan indikator LED oranye yang akan menyala saat proses deteksi berlangsung, sehingga memudahkan monitoring secara visual. Selain itu, terdapat pengatur sensitivitas yang memungkinkan pengguna menyesuaikan tingkat kepekaan sensor sesuai kebutuhan aplikasi. Desain lubang pemasangan yang presisi juga memastikan instalasi lebih mudah dan stabil pada berbagai kondisi industri.

Diagram Output dan Sistem Kelistrikan Sensor

Gambar menunjukkan rangkaian output (output circuit) dari sensor yang digunakan untuk menghubungkan sensor dengan beban (load) dan sumber daya.

Keterangan:

  • Output circuit → Rangkaian output
  • Proximity sensor main circuit → Rangkaian utama sensor proximity
  • Brown → Kabel coklat (+V / tegangan positif)
  • Black → Kabel hitam (output)
  • Blue → Kabel biru (0V / ground)
  • Load → Beban (misalnya PLC atau relay)
  • +V → Tegangan positif
  • 0V → Ground

Catatan:

  • Arus beban maksimum (Load current) adalah 100 mA MAX

Penjelasan:
Sensor menggunakan sistem DC 3-wire, di mana kabel coklat terhubung ke tegangan positif, kabel biru ke ground, dan kabel hitam sebagai output sinyal ke beban. Saat sensor mendeteksi objek (cairan), sinyal output akan aktif dan mengirimkan arus ke beban.

Diagram Timing (Cara Kerja Output)

Diagram ini menunjukkan hubungan antara level cairan, output, dan indikator sensor.

Keterangan:

  • Operation mode NO → Mode operasi Normally Open (NO)
  • Liquid level → Level cairan (Yes = terdeteksi, No = tidak terdeteksi)
  • Load (Between brown and black) → Output beban (antara kabel coklat dan hitam)
  • Operate → Kondisi aktif (sensor mendeteksi)
  • Reset → Kondisi non-aktif
  • Detection indicator (orange) → Indikator deteksi (LED oranye)
  • ON / OFF → Status nyala atau mati

Penjelasan:
Pada mode Normally Open (NO):

  • Saat cairan terdeteksi (Yes) → Output aktif (ON) dan LED menyala
  • Saat tidak terdeteksi (No) → Output mati (OFF) dan LED padam

Jarak Pemasangan dan Interferensi Sensor

Gambar ini menjelaskan jarak minimum antar sensor untuk menghindari gangguan (interferensi) saat pemasangan lebih dari satu sensor.

Keterangan:

  • Mutual interference → Gangguan antar sensor
  • Serial → Pemasangan sejajar vertikal
  • Parallel → Pemasangan sejajar horizontal
  • Face to face → Pemasangan saling berhadapan

Jarak Minimum yang Disarankan:

  • D (Serial): minimal 10 mm
  • E (Parallel): minimal 10 mm
  • F (Face to face): minimal 30 mm

Penjelasan:
Memberikan jarak yang cukup antar sensor sangat penting untuk mencegah kesalahan deteksi akibat interferensi sinyal. Dengan mengikuti standar jarak di atas, sensor dapat bekerja lebih stabil dan akurat dalam sistem otomasi industri.

Beberapa Contoh Sensor Omron Lainnya Selain E2K-L26MC1 5M yang Kami Sediakan

Kami menghadirkan berbagai pilihan Sensor Omron dari seri E2K-L Series sebagai alternatif selain Omron E2K-L26MC1 5M, dengan spesifikasi yang beragam untuk menyesuaikan kebutuhan sistem otomasi industri Anda.

Dengan pilihan yang lengkap tersebut, Anda dapat menentukan sensor yang paling tepat guna meningkatkan performa, akurasi, serta keandalan operasional di berbagai aplikasi industri.

Baca juga : Jual Sensor Omron E2K-L Series

Jual Sensor Omron E2K-L26MC1 5M

Sebagai solusi sensor level cairan yang akurat, praktis, dan andal, Omron E2K-L26MC1 5M sangat tepat untuk mendukung kebutuhan otomasi industri Anda. Dengan pemasangan mudah dan performa stabil tanpa kontak langsung, sensor ini mampu meningkatkan efisiensi proses produksi.

Dapatkan Sensor Omron E2K-L26MC1 5M original di PT RDS (Raibung Delapan Sinergi) dengan harga terbaik, garansi 1 tahun, dan pengiriman cepat. Hubungi kami sekarang serta lihat brand dan produk lainnya di PT. RDS untuk solusi sensor industri terbaik Anda.


PT. RDS
Alamat: 18 OFFICE PARK BUILDING 12 Floor Unit E
JL TB Simatupang No.18 RT 002  RW 001
KEL Kebagusan KEC. Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Email: info@raibungdelapansinergi.com
Telepon/No WhatsApp : 0823-1230-7259
Jam Kerja : Senin s/d Jumat Pukul 08.00 AM– 05.00 PM

Related posts: